Senin, 07 Desember 2009

PENANGANAN FLU BURUNG DI KECAMATAN PETANAHAN

Dari 21 desa yang ada di wilayah Kecamatan Petanahan terdapat 7 (tujuh) desa yang telah ditemukan kasus positif terinfeksi H5N1 pada unggas. Walaupun kasus flu pada manusia belum pernah ditemukan, namun harus diwaspadai, karena sumber penyakitnya, yaitu kejadian H1N1 pada unggas telah banyak ditemukan.
Kegiatan antisipatif yang telah dilakukan, dalam rangka pencegahan penularan AI antara lain :
1. Penyelidikan Epidemiologi pada setiap kejadian AI pada unggas, dengan mencari adakan kejadian penularan pada manusia bersama UPTD Peperla Kec. Petanahan yang melakukan Rapid Test.
2. Sosialisasi melalui berbagai kegiatan :
a. Pertemuan flu burung tingkat kecamatan
b. Mobilisasi Sosial penanganan Flu Burung
c. Penerapan PLA Flu Burung pada 7 desa yang terdapat kasus flu pada unggas.
d. Gerakan Kebersihan lingkungan
e. Pencanangan gerakan cuci tangan oleh Bupati Kebumen di SD Grogolbeningsari.
f. Sosialisasi penanganan flu burung melalui berbagai kegiatan tingkat desa ( yasinan, selapanan, pengajian dll).
3. Pertemuan penanganan pelaksanaan pengendalian flu burung bersama lintas program dan lintas sektor terkait secara berkala.
Permasalahan yang menghambat penanganan flu burung di Kecamatan Petanahan antara lain adalah :
1. Belum adanya kesamaan pemahaman masyarakat tentang penanganan flu burung.
2. Masih banyaknya unggas yang tidak dikandangkan.
3. Masih banyaknya kandang unggas yang menyatu dengan rumah.
Pada tanggal 7-8 Desember 2009, kembali tim penanganan flu burung kecamatan petanahan di undang untuk mengkaji dan mempelajari kembali penanganan yang selama ini dilakukan. Rencananya tanggal 14-15 Desember 2009, dikecamatan Petanahan akan segera dilaksanakan sosialisasi KIE( Komunikasi, Informasi dan Edukasi ) bagi seluruh stake holder terkait. Kegiatan ini merupakan kerjasama Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen dengan Kementerian Kesejahteraan Rakyat Republik Indonesia.
Kunci sukses pengendalian flu burung, adalah keterpaduan gerakan segenap unsur yang ada dalam masyarakat.

1 komentar:

  1. nah gini donk...jadi masyarakat lebih tahu..mantab buanget pak yamoto..sukses buat puskesmasnya.
    flexterkebumen
    klik okedisini

    BalasHapus